Home Healthy Fakta Negatif Kecanduan Mobile Legend

Fakta Negatif Kecanduan Mobile Legend

Fakta Negatif Mobile Legend - Tidak dapat dipungkiri bahwa bermain game memang sangat mengasyikan. Selain dapat menghilangkan rasa jenuh, bermain game juga bisa membuat otak menjadi aktif berfikir. Namun secara tidak disadari, bermain game ternyata membawa banyak dampak negatif pada kondisi psikologis para pemainnya. Berikut incuseo paparkan tentang fakta negatif kecanduan bermain game mobile legend.

1. Bermain Game Mobile Legend Bisa Membuat Orang Lupa Waktu

Bermain game yang berlebihan bisa membuat orang lupa waktu dan lupa akan aktifitas yang seharusnya dilakukan didunia nyata. Tidak hanya terjadi pada anak – anak, para remaja bahkan hingga orang dewasa pun bisa menjadi lupa waktu akibat dari memainkan permainan game mobile legend ini. Permainan memang sangat menyenangkan, tetapi tidak sedikit orang yang tidak menyadari waktu yang terbuang akibat dari permainan ini.

Apabila seorang pemain menang pada pertandingan, pemain akan cenderung untuk bermain lagi karena pasti ada hasrat ingin meningkatkan ranking  sampai pada tingkat yang paling tinggi. Begitu juga sebaliknya, apabila kalah pada pertandingan, tentu saja seorang pemain tidak akan rela untuk kehilangan rating pringkat bintang yang telah didapatkan sebelumnya. Dan Akhirnya para pemain kembali memainkan permainannya lagi tanpa memikirkan durasi waktu yang akan dilalui.

Bagaimana tidak, durasi satu pertandingan saja bisa mencapai 10 – 30 menit waktu normal. Belum lagi ditambah dengan persiapan waktu sebelum bertanding, hal ini tentu saja akan menghabiskan banyak waktu hanya untuk satu kali pertandingan. Jika dalam sehari hanya satu atau dua game saja yang dimainkan, mungkin tidak akan menjadi masalah. Namun apabila dalam sehari jumlah pertandingan yang dimainkan melebihi dari jumlah game yang telah disebutkan sebelumnya, tentu saja waktu yang dimiliki akan terbuang cuma – Cuma.


2. Bermain Game Mobile Legend Bisa Membuat Orang Menjadi Arogansi

Ketika seseorang sedang asyik dan fokus bermain game mobile legend, orang tersebut cenderung tidak ingin diganggu. Bahkan tidak sedikit orang yang sedang bermain game tiba – tiba mendapat telpon namun kemudian telpon tersebut direject karena sangking tidak maunya terganggu. Belum lagi pernah terdapat kasus sesepasang suami istri bertengkar hebat hanya karena sang suami yang sedang asik bermain game mobile legend merasa terganggu karena sang istri meminta pertolongan.

Hal tersebut nampaknya sangat memprihatinkan apabila hanya karena sebuah permainan yang tidak terlalu penting mampu menimbulkan sikap arogansi yang berlebihan. Tentu saja hal demikian timbul dari efek permainan yang sedang dimainkan. Seorang pemain yang tidak bisa mengendalikan sikap dan emosionalnya saat bermain game, tentu akan sangat terpengaruh. Dan hal – hal tersebut dapat merusak atau menggangu kesehatan mental yang pada akhirnya terbawa pada suasana dunia nyata.

Permainan yang dimainkan adalah merupakan permainan online antar personal yang mana tidak akan menutup kemungkinan saat sedang bermain terjadi interaksi atau percakapan yang tidak mengenakan antar pemain, misalnya semacam bullian. Oleh sebab itu para orang tua harus senantiasa mengawasi serta membatasi anak – anak dari bermain game yang berlebihan. Hal ini agar kesehatan mental anak tidak terganggu dan anak tidak cenderung memiliki sikap arogansi yang ditimbulkan dari dampak bermain game.


3. Bermain Game Mobile Legend Bisa Merusak Keuangan

Anak dibawah umur zaman sekarang sudah mengenal istilah Top Up. Kalau mendengar istilah Top Up tentu saja pasti berhubungan dengan uang. Top disini tentunya juga berkaitan dengan ruang lingkup permainan, bukan mengenai isi top up token listrik. Dalam game apapun hampir sebagian besar memungkinkan para pemainya dapat melakukan pembelian didalam aplikasi. Hal ini tentunya membutuhkan sejumlah uang yang perlu di Top Up kan pada walet atau akun permainan untuk melakukan suatu pembelian.

Pembelian didalam aplikasi biasanya hanya berupa item – item yang tidak disediakan secara gratis oleh para pengembangnya. Tentu saja ini merupakan sarana bisnis atau sumber pendapatan yang dimiliki oleh pengembang. Namun apabila orang tua tidak mengawasi anak – anak dalam hal keuangan tersebut, maka keuangan anak pastinya tidak akan terkendali. Apabila hal seperti ini sudah terlalu sering dilakukan maka pada akhirnya akan menjadi kebiasaan negatif pada anak yang berdampak pada pengaturan keuangan.

Sedari kecil seharusnya seorang anak dididik untuk menabung dan berhemat, agar kelak setelah dewasa mempunyai kebiasaan yang baik dari segi finansial. Seandainya sejak dini anak hanya bisa menghabiskan uang untuk sebuah permainan yang tanpa pengawasan orang tua, maka jangan menyalahkan anak apabila sudah dewasa nanti tidak bisa menyimpan uang dengan baik.

Itulah beberapa fakta negatif yang diakbibatkan dari kecanduang bermain game mobile legend secara berlebihan. Untuk para orang tua harus tetap waspada mengawasi anak – anaknya dalam bermain game. Memperkenankan anak bermain game tentu boleh saja akan tetapi arahkanlah agar bermainlah secukupnya. Gunakan  waktu dengan bijak terhadap hal – hal yang positif agar lebih bermanfaat dan tentunya tidak banyak waktu yang terbuang secara Cuma – Cuma.